Di sinilah lahirnya Para Penghafal Al - Qur'an

Author name: Fakhri Khuzairi

Uncategorized

Yayasan Sahabat Khoirot Serahkan 24 Ekor Ayam Petelur untuk Pesantren Tahfidz Rawagede

Bogor, 20 Juli 2025 — Yayasan Sahabat Khoirot Indonesia menyerahkan bantuan berupa satu unit kandang ayam beserta 24 ekor ayam petelur jenis ayam Arab kepada Yayasan Alqudwah Al Islamiyah Rawagede, Ahad (20/7). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi di lingkungan Sekolah Tahfidz Qur’an Firsgenqu. Serah terima dilaksanakan di kawasan pesantren Rawagede, Bogor, disaksikan langsung oleh pengurus yayasan dan santri Tahfidz. Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Pesantren Tangguh” yang mengintegrasikan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an dengan budidaya berkelanjutan. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Sahabat Khoirot Indonesia atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami dalam mewujudkan pesantren yang mandiri dan berdaya,” ujar Bapak Rimbawan, perwakilan dari Yayasan Alqudwah Al Islamiyah Rawagede. Menurut Bapak Rimbawan, pemilihan ayam Arab sebagai hewan ternak utama didasarkan pada produktivitas telurnya yang tinggi dan ketahanannya terhadap perubahan cuaca. Sistem kandang yang diberikan juga dirancang dengan konsep ramah lingkungan, dengan pengelolaan limbah yang terkontrol. Masih menurut Bapak Rimbawan, program budidaya ini sejalan dengan visi pesantren dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang mandiri secara ekonomi dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. “Kami berharap ini menjadi pilot project bagi pesantren lain, bahwa pendidikan dan produktivitas bisa berjalan seiring,” tambahnya. Program ini akan dikelola langsung oleh santri dan tim pengajar dengan sistem monitoring berkala. Hasil panen telur rencananya akan digunakan untuk konsumsi internal pesantren serta sebagian akan dipasarkan ke masyarakat sekitar. Inisiatif seperti ini dinilai selaras dengan semangat kemandirian pesantren berbasis agroedukatif yang semakin digalakkan oleh berbagai lembaga sosial dan keagamaan di Indonesia.

Donasi

Wakaf Pembangunan Asrama PesantrenTahfidz Alquran Sebesar 3 Milyar

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم**اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ* اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاًMari sambut baik kesempatan mendapatkan*“Pahala Wakaf Pembangunan Asrama PesantrenTahfidz Alquran Sebesar 3 Milyar”* Caranya…..Allah berfirman dalam surat Al-Qodar : 1. Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Alquran) pada malam kemulian (Lailatul Qodar) 2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? 3. Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Di 10 hari Terakhir Ramadhan ini kita sisihkan sebagian harta kita untuk infaq setiap malam. Kenapa harus *SETIAP* Malam ?karena kita tidak tahu malam mana Lailatul Qodr itu Allah Takdirkan, apakah dimalam 21,22,23,24, 25, 26, 27, 28, 29 atau 30. Setiap infaq yang kita keluarkan akan dilipat gandakan 1000 bulan = 30.000 Hari Jika kita berinfaq *Rp.100.000, × 30.000 = Rp. 3 Milyar*  _Salurkan wakaf pembangunan Sekolah Tahfidz Qur’an di Yayasan Al-qudwah Al-Islamiyah rawagede_==========Melalui transfer Bank *BSI an/ YAYASAN ALQUDWAH ALISLAMIYAH _2020040001 (Kode Bank 451)*==========Konfirmasi *Wakaf Pembangunan Rumah Pengajar /Pengasuh* Yusuf ( Abu Zulfa : +62896-6624-8370 Nurcholis ( Abu Naila) +62813-8448-2442 Rimbawan : 085287950177 _Semoga Allah memudahkan niatkan untuk beramal shaleh_ Barakallahu Fiekum Hormat Kami, *KOMITE WALI SANTRI STQ FIRTSGENQU Yayasan Alqudwah Al-Islamiyah rawagede* https://maps.app.goo.gl/R9dybov2fEACDigb7 

Prestasi

Santriwati First Gen Qu Telah menyelesaikan hafalan 30 Juz

الحمد لله الذي بنعمته تتمّ الصالحات. Segala puji bagi Allah sehingga sempurnalah segala kebaikan. Alhamdulillaah bertambah lagi santriwati STQ Firstgenqu yang telah menyelesaikan hafalan alqur’an 30 Juz. Selamat dan BaarokaAllah kepada ananda Athiyyah Binti Kasman. Semoga Allah senantiasa melimpahkan taufiq dan keberhasilan untuknya serta memudahkannya dalam muroja’ah dan mengamalkan apa yang telah ia hafal. Bogor, 2 Juni 2024

Kegiatan Santri

Memanah, Olahraga Kebugaran sekaligus Meneladani Sunnah Rasulullah

Di antara beragam kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan STQ First Gen Qur’an, panahan menjadi salah satu yang paling diminati para santri. Tidak hanya sebagai olahraga yang menyehatkan, panahan juga memiliki nilai historis sebagai salah satu sunnah Rasulullah yang dianjurkan untuk diikuti umatnya. Ekstrakurikuler panahan di pesantren ini dibimbing oleh pelatih profesional yang sudah berpengalaman. Para santri diajari mulai dari dasar-dasar memegang busur, memasang anak panah, teknik membidik, hingga spiritual memanah dengan khusyu’ seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Setiap santri akan mendapatkan perlengkapan panahan standar seperti busur, anak panah, pelindung lengan (arm-guard), dan tempatnya (arrow-case). Mereka juga dibekali dengan nilai-nilai spiritual memanah seperti niat beribadah, fokus, ketenangan hati, sampai anjuran berdoa ketika akan melepas anak panah. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap minggu di lapangan panahan yang memadai milik pesantren. Dengan durasi latihan sekitar 2 jam, diharapkan para santri tidak hanya mendapat kebugaran fisik, tetapi juga mental spiritual dari olahraga panahan. “Memanah adalah salah satu permainan yang dianjurkan dalam Islam sepanjang tidak menimbulkan mudharat. Selain itu juga dapat melatih fisik, mental, dan ketaqwaan seseorang,” ujar Ustadz Abdurrahim, pembina ekstrakurikuler panahan di pesantren ini. Bagi santri yang berbakat dan berprestasi, mereka akan diikutsertakan dalam berbagai turnamen atau kompetisi panahan, baik tingkat daerah maupun nasional. Dengan begitu, mereka bisa mengasah kemampuan sekaligus menjadi duta untuk mempromosikan pesantren. “Memanah di pesantren ini tidak hanya soal teknik dan olahraga saja. Tapi jauh lebih dalam, yaitu membentuk karakter seorang Muslim yang tangguh secara jasmani dan rohani, seperti yang dicontohkan Rasulullah,” pungkas Abdurrahim. Melalui ekstrakurikuler panahan inilah, STQ First Gen Qur’an berkomitmen untuk mendidik para santri agar tidak hanya menguasai ilmu Qur’ani, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilai dari sunnah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Infrastruktur

Fasilitas Lengkap Menunjang Pembelajaran Qur’ani yang Optimal

Sebagai pondok pesantren terkemuka yang berspesialisasi pada pengajaran Al-Qur’an, STQ First Gen Qur’an dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan representatif. Fasilitas-fasilitas ini didesain khusus untuk mendukung proses pembelajaran para santri agar bisa berjalan dengan nyaman, efektif, dan optimal. Pertama, terdapat masjid megah berarsitektur indah dengan nuansa Timur Tengah yang mampu menampung ratusan jamaah. Masjid ini menjadi lokasi utama bagi para santri untuk melaksanakan ibadah salat berjamaah serta mengkaji kitab-kitab keislaman. Perpustakaan masjid juga menyediakan koleksi literatur keagamaan yang lengkap untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Tidak kalah pentingnya, STQ First Gen Qur’an juga memiliki asrama santri yang bersih, nyaman, dan dilengkapi dengan fasilitas memadai seperti kamar mandi dalam, lemari, meja belajar, serta akses internet yang memadai. Lingkungan asrama didesain untuk menciptakan suasana kondusif agar para santri dapat beristirahat dengan tenang setelah aktivitas belajar. Fasilitas utama lainnya adalah ruang kelas modern yang dilengkapi dengan pendingin udara, penerangan yang baik, serta peralatan multimedia seperti proyektor dan speaker. Kursi dan meja belajar juga didesain ergonomis untuk kenyamanan para santri selama mengikuti pelajaran. Ditunjang dengan lab bahasa arab yang canggih, proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Bagi para santri yang ingin mengembangkan bakat dan minatnya, STQ First Gen Qur’an menyediakan berbagai fasilitas ekstrakurikuler seperti lapangan olahraga, aula serbaguna, perpustakaan lengkap, studio multimedia, dan lain-lain. Terdapat pula fasilitas kesehatan berupa klinik beserta puskesmas terdekat untuk mengantisipasi kebutuhan pengobatan santri. Semua fasilitas yang ada di lingkungan STQ First Gen Qur’an dikelola dengan baik dan terawat. Para santri tidak hanya dibekali dengan pengetahuan Qur’ani saja, tetapi juga keterampilan hidup seperti menjaga kebersihan dan kedisiplinan melalui rutinitas pembagian tugas piket. Dengan fasilitas lengkap dan modern seperti ini, STQ First Gen Qur’an berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan terbaik dalam pembelajarannya. Sehingga para santri dapat menuntut ilmu dalam kondisi yang nyaman dan mendukung pencapaian hasil belajar yang maksimal.

Kegiatan Santri

Menyelami Proses Pembelajaran Al-Qur’an di STQ First Gen Qur’an

Sebagai lembaga pendidikan yang berspesialisasi pada pengajaran Al-Qur’an, STQ First Gen Qur’an memiliki sistem dan metode pembelajaran yang khas. Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di pesantren ini dirancang sedemikian rupa untuk memastikan santri-santri tidak hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungan maknanya secara mendalam. Kegiatan pembelajaran dimulai pada pukul 07.00 WIB setelah salat Subuh berjamaah di masjid. Para santri berkumpul di kelas masing-masing untuk mengawali pelajaran dengan membaca dan menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an. Metode talaqqi dan musyafahah digunakan, di mana santri membaca satu per satu di hadapan ustadz/ustadzah untuk mendapat koreksi dan pembetulan secara langsung. Selanjutnya, kelas dilanjutkan dengan kajian tafsir untuk membahas makna dan kandungan ayat-ayat yang telah dihafal. Para ustadz/ustadzah yang merupakan lulusan dari Timur Tengah dan LIPIA akan menjelaskan secara detail terkait asbabun nuzul, kaidah bahasa Arab, serta hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari setiap ayat. Tidak hanya itu, kurikulum di STQ First Gen Qur’an juga memasukkan mata pelajaran lain seperti Aqidah, Fiqih, Bahasa Arab, dan lainnya untuk menunjang pemahaman santri terhadap Al-Qur’an. Metode pembelajaran aktif dan interaktif diterapkan agar santri dapat terlibat secara maksimal dalam proses belajar. Pada sore hari, para santri kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan mengulang hafalan dan membahas pelajaran yang telah disampaikan di pagi hari. Selain itu, mereka juga dibiasakan untuk praktik ceramah atau khutbah untuk melatih kemampuan public speaking sekaligus menguji pemahaman mereka tentang materi yang telah dipelajari. Kegiatan belajar mengajar di STQ First Gen Qur’an tidak hanya terbatas di dalam kelas. Para santri juga dilibatkan dalam aktivitas outdoor seperti kunjungan ke masjid-masjid atau pondok pesantren lain untuk memperluas wawasan dan pengalaman mereka. Terkadang, mereka juga diajak untuk mengikuti seminar atau workshop yang relevan dengan pembelajaran Al-Qur’an. Dengan sistem pembelajaran yang komprehensif dan terintegrasi ini, STQ First Gen Qur’an berupaya untuk mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami isi kandungannya secara utuh serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

©2024 STQ First Gen Qu. All Rights Reserved.

Scroll to Top